Home Peristiwa Berhati-hatilah dalam beraktivitas di sosial media

Berhati-hatilah dalam beraktivitas di sosial media

1014
0
SHARE

Berhati-hatilah dalam beraktivitas di sosial media – Sekarang ini, semakin banyaknya pengguna jejaring sosial di Indonesia, namun tidak semuanya menggunakan sarana sosial media tersebut dengan bijaksana.

Oleh karenanya, Kepala Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat tidak sembarangan menggunakan media sosial karena bisa menimbulkan dampak hukum.

“Masyarakat diminta berhati-hati mengungkapkan perasaan atau membuat pernyataan di media sosial supaya tidak melanggar Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” kata Kapolres Kotim AKBP Himawan Bayu Aji di Sampit, seperti dikutip dari Antara, Kamis (18/09).

Saat ini banyak masyarakat pengguna media sosial yang mungkin belum mengerti dan memahami UU ITE. Padahal UU ini mengatur tentang banyak hal terkait informasi dan transaksi elektronik, khususnya terkait rambu-rambu di media sosial.

Pengguna media sosial tidak boleh sembarangan menulis kalimat, memuat gambar atau tindakan lain yang dapat menyinggung dan merugikan pihak lain. Pasalnya, media sosial seperti Facebook dan lainnya bisa menjadi dasar masalah terkait hukum.

“Ini memang baru tapi di sudah diatur jelas tentang rambu-rambu bagi masyarakat yang berkomunikasi melalui media sosial. Hal apa saja yang boleh dan dilarang. Masyarakat mungkin menganggap hal biasa tetapi itu bisa saja melanggar atau merugikan orang lain,” jelasnya.

Untuk memberi pemahaman kepada masyarakat terkait aturan ini, Polres Kotim siap bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi UU ITE.

Masyarakat diminta tidak menganggap sepele masalah ini karena ancaman hukumannya cukup berat, bahkan di atas lima tahun. Untuk itu masyarakat diminta berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu aturan tersebut.

Meski aktivitas di media sosial bisa dijadikan dasar untuk membuat pengaduan ke polisi, namun Himawan menegaskan bahwa pihaknya akan menelaah jika ada laporan terkait kasus terkait pelanggaran UU ITE.

“Kita akan analisa dengan bukti-bukti yang diadukan, apakah unsurnya terpenuhi atau tidak. Kalau terpenuhi maka akan dilakukan proses. UU ini sifatnya khusus, maka menggunakan undang-undang atau acara yang khusus,” jelas Himawan.

Saat ini Polres Kotim menangani kasus pengaduan terkait pelanggaran UU ITE. Pengaduan itu disampaikan Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli terhadap pemilik akun facebook yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya. Saat ini kasusnya sedang berjalan.

Sumber : Merdeka.com | Berhati-hatilah dalam beraktivitas di sosial media


LEAVE A REPLY

4 × 5 =